RAGAM KOPING PADA REMAJA SAAT MENGALAMI PSIKOSOMATIS

  • Andri Nur Sholihah

Abstract

Perkembangan yang dialami remaja dengan berbagai dinamikanya, menuntut remaja mampu beradaptasi lebih cepat, namun bagi beberapa perubahan ini memberikan pengaruh yang tidak mudah dilalui hingga menyebabkan adanya psikosomatis. Beragamnya koping remaja dalam menghadapi perubahan ini memberikan tipe yang sedikit berbeda dalam menyikapinya berbagai masalah yang hadir pada tiap aktivitasnya.Kegiatan mahasiswa yang hampir dalam waktu-waktu aktifnya, selalu dipenuhi dengan kegiatan akademik yang cukup padat. Lebih dari 10 jam dalam sehari pada tiap hari aktifnya, aktifitas akademik telah memenuhi keseharian remaja yang sedang dalam tahap adaptasi pembelajaran diri. Metode Desain penelitian dengan menggunakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan rumus univariat (rumus distribusi frekuensi) menggunakan program SPSS 21.00 for Windows. Variabel yang terdapat dalam penelitian adalah psikosomatik dan koping pada remaja. Jumlah sampel 89 mahasiswa berasal dari mahasiswa FIKES Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta dengan metode random sampling. Hasil penelitian Tahapan stres yang paling dialami oleh mahasiswa adalah Stres sedang sebanyak 32%, kategori mahasis wa normal sebesar 27%, dan kategori stress ringan sebanyak 19%, kategori stress berat16% dan yang terakhir adalah level stres sangat berat sebanyak 6%. Mekanisme koping pada mahasiswa, dimana Jenis koping adaptif yang dilakukan adalah sebesar 10% dan maladapif sebesar90%.Kata kunci :remaja, psikosomatis, koping
Published
2018-05-30